PP PUTRI KHODIJATUL QUBRO

Taken by Denita Aprilia 

Bismillah selamat hari Jum'at (29 November 2024), selalu menjadi hal dreg deg saat sowan ketemu langsung dengan neng Kautsar Ismail (semoga Allah menjaga beliau) aaaamiiinn, benar" saat di tanya kelu sekali lidah buat sekedar berkata-kata. Al hasil belepotan, ga kuat pula ngangkat wajah. Momentum kangen tapi ga kuat sama kharisma beliau 🥲🖐🏼

Opening nya adalah "Nyo'on pangaporah, Nyo'on ridho" (Read: Mohon maaf, mohon Ridho). Perjalanan ditempuh sekitar 1 jam setengah, mengelilingi bukit sebelum nyampe tanah sumber bungur Pakong.

Tibalah di PP PUTRI KHODIJATUL QUBRO, SUMBER BUNGUR PAKONG, PAMEKASAN (Kemaren pagi, 28 November 2024). Berikut dgn segala keterbatasan saya rangkumkan poin" yg disampaikan beliau: 

1. Ikhlas dan redam perasaan ingin bersaing/iri hati jika itu sama" untuk menjaga ummat Rasulullah. Beliau mencontoh kan fenomena hari ini yg satu dengan yg lainnya ingin untuk lebih unggul/merasa iri jika kawan yg lainnya lebih unggul. Padahal seharusnya perasaan kita adalah turut bahagia dan bangga karena ketambahan teman untuk bermanfaat di masyarakat, ketambahan teman untuk sama-sama merekonstruksi kebaikan-kebaikan. Orang ikhlas Li i'lai kalimatillah itu tidak pernah takut tersaingi, tidak pernah takut kalah. Karena tujuan dr apapun yg dikerjakan hanya 1 "ridhonya Allah", dia ga peduli jika si A lebih unggul, tidak peduli juga jika si B lebih dekat dengan masyikh/guru, yg sama" gurunya

2. Mengupayakan semua kegiatan sunah, dan mengupayakan meninggalkan semua kegiatan makruh dalam keseharian, usahakan pembiasaan baik itu sebelum menikah, agar saat menikah nanti lebih tertata. Membiasakan pekerjaan Sunnah jangka panjang membawa damai dan tenang, membiasakan pekerjaan makruh membawa kesumpekan (Level nya sudah harus naik, dgn tdk bercukup dgn yg wajib dan meninggalkan yg haram). Pasca kuliah bbrp orang bingung, harus ngapain ya? Karena kesibukan dikampus sudah selesai, sedangkan kalo sudah terbiasa dgn kegiatan baik yg sunah sunah tadi, kita ga bakal bingung ngisi keseharian dgn apa. Kalo biasanya mahasiswa fokus mengerjakan tugas, maka sekarang ditambah, mengerjakan tugas dan mengaji. 

3. Menerima takdir Allah dengan lapang dada. Jodoh itu cerminan diri, loh kok sudah membenahi diri jodohnya malah orang tidak benar?, berarti itu ujian, waktunya sabarrr. Minta tolong ke Allah semoga aja ga yg di uji dgn ujian yg diluar kemampuan. Nauzubillah, membahas pasangan itu perkara besar! dia menjadi garansi antara selamat dan tidak nya kita sebagai manusia di dunia ini. 

4. Siasati selalu hati, dia gampang kotor gampang rusak, kalo sudah mulai kerasa mau muncul penyakit hati seperti sombong, ujub, Riya', iri, dengki, dll segera tepis penyakit hati itu jangan sampai menggerogoti jiwa. Olah terus

5. Agama Islam itu harus kuat, salah satunya dengan jalan kekuasaan. Saya tidak begitu tertarik dgn politik (berkecimpung langsung sebagai timses ato lainnya), tp saya sangat memperhatikan nya. Karena jika agama ini tidak dikuasai dan dipimpin oleh orang-orang beriman, maka akan ada celah orang dzolim berkuasa

Kurang lebih seperti itu penyampaian beliau.
Semoga bermanfaat, terimakasih

Komentar