📝 *Ulasan* 📝KOMPLAIN IS KANGTAU
Judul Buku: Komplain is Kangtau
Penulis: Eddy Soetrisno
Jumlah Halaman: 89 Hal
Sedari kecil kita di ajarkan di sekolah untuk tidak boleh mendapat nilai yang jelek. Hanya anak anak dengan nilai fantastis yang di puji. Sisanya yang bernilai kecil akan di keritik atau bahkan di cap "pecundang."
Meskipun demikian fenomena ini memiliki kabar baik. Si pecundang akhirnya menganggap komplain sebagai sesuatu yang sudah tidak lagi mengeringkan dengan kata lain dia sudah kebal.
Dan menanggapi komplain ada attitude nya sebagai penerima komplain teman2 harus berbesar hati, sikapi semuanya dengan cara yang positif.
Lanjut....
Kita fokus pada perusahaan..
Kata Komplain di kenal sebagai kata yang keramat bagi banyak perusahan dan sebisa mungkin untuk di hindari.
Komplain terjadi sebab adanya kemarahan, ketidakpuasan, atau hal hal negatif lain nya yang di alami oleh pelanggan. Dan komplin dari pelanggan tentu akan mencoreng nama baik sebuah perusahan karen di anggak tidak kompeten
Lalu kenapa komplain is kangtau(Peluang emas)?
Bagaimana mengubah komplain menjadi kangatau (peluang emas)?
Buku ini sangat Istimewa, menyuguhkan sudut pandang baru untuk menanggapi setiap komplain secara positif dan meningkatkan kinerja layanan secara efektif.
Satu tip yang di suguhkan penulis untuk mengubah komplain menjadi kangtau: Apa itu? Senyuman
Banyak sekali orang yang kehilang selera untuk tesenyum
(Semoga bukan kamu). Alasanya beragam: karena sakit (hati, kepala, perut , gigi) kwkw atau apapun itu. Padahal, senyum dapat membuat kita lebih sehat sehingga (menghemat biaya dokter).
Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Wiliam fry standford University menemukam bahwa tersenyum dapat merangsang otak manusia untuk melepas zat kimia alami dalam tubuh yang dapat menghambat infeksi dan mengurangi rasa sakit. Saat tersenyum kita menggerakkan 230 otot dari jumlah total 630 otot dalam tubuh kita.
Jadi Saat melayani pelanggan, Jangan pelit2 Untuk senyum. Pun bukan hanya untuk pelanggan di perusahaan dalam kehidupan sehari hari sering2 praktek kan lah hal ini. "Senyum itu Sodaqoh"
1 tip saja yang aku sebutkan, sisanya teman2 silahkan baca ya..sungguh bukunya sangat asyik untuk di baca, gaya penulisan yang ringkas dan mudah di pahami, Humoris, dan pastinya temen2 akan angguk2 kepala saat baca buku ini wkkwk
Mana yg lebih baik? Di puji atau di komplain? Tergantung respon nya!! Orang berjiwa besar tidak tinggi hati saat di puji dan tidak kerdil hati saat di komplain. Sebab dia memandang pujian sebagai penunjuk arah sejauh mana ia berhasil, dan memandang komplain sebagai penunjuk arah bagaimana ia bisa lebih berhasil.
Keep Spirit and action for success!!
Terimakasih semoga bermanfaat

keren kakak,, semangat :)
BalasHapusWkkw Setia
BalasHapusWawwww kerennn
BalasHapus