Palestine🇵🇸


From the river to the sea: Palestine 🇵🇸 will be free

Setiap jengkal tanahnya merekam dengan baik Potongan-potongan sejarah. Disana ada kubah batu (Kubah As-Shakrah/Dome of the Rock) dan Masjid al-Aqsa, Haram al-Sharif, tempat tersuci ketiga dalam Islam setelah Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Pain "Kesakitan" Setiap dari kita bisa tahan sama-sama. Tapi tidak dengan "Misery". Kita ga punya mesin penghitung buat menghitung harga kemanusiaan? Di kisahkan tentang hilangnya rasa Hormat, Anak-anak, dan wanita. Ini bukan lagi perang tapi pembantaian. Penikmat Karya  Soe Hok Gie akan menemukan pernyataan bahwa “Kebenaran cuma ada di langit dan dunia hanyalah palsu, palsu.” Energi magnetik yg membawa ke depan pintu tapi tidak di undang masuk. Ramah tapi tidak jinak.  Etika itu di tata bahasa bukan di tata usia.  Hiduplah dengan hati seorang anak Dan pikiran orang bijak. Alam bawah sadar Bakal ke setting buat nyerap berbagai macam emosi, termasuk amarah.

Pendeknya hendaklah diri manusia mempunyai kekuatan yaitu kekuatan yg di tuntun oleh akal budi. Sikap keras timbul dari tabiat marah. Jika tidak ada marah tidak ada perjuangan. Maka marahlah! "Jika ghiroh telah hilang dari hati, gantinya hanya satu, yaitu kain kafan. Sebab kehilangan ghiroh sama dengan mati."~ Hamka

Gapura kehidupan tegak di atas kepala. Menarik Atma untuk terus menikmati keindahan nya. Apa yg tak membuat mati, maka membuat kuat. Mujahid Palestin tak kenal gentar. Berjejer rapi di garda depan. Selaksa mutiara, jantung ku di Sentuh tepat di ujung sebabnya tertawan oleh indahnya barisan itu, deras reda lalu terseret pergelangan tangan ku seketika detak jantung melamban "Deg. . Deg. .  Deg. ." Di Kira siapa ternyata pejuang datang. Maka detak jantung berpacu cepat, sangat cepat "Deg Deg Deg" tanpa jeda, tanpa titik juga koma. Roda tidak berputar jika Pedal tidak di kayuh

Pada silau ratu malam, pada ranum raja siang. Lara ku di Nanak waktu hingga impas. Berikut kurang-kurangnya juga Lebih-lebihnya teramat indah yang di Iyakan oleh Hatiku. Manis bak madu kesakitan yang di nikmati dengan roti tawar kala pagi. Terlihat sisa tepat di bawah kemudian ku usap pelan. Oh Elegi Keindahan nya merasuk pada rongga dada ku Sampai tak bisa di jelaskan betapa nikmatnya cerita tentang jaya nya Palestina adalah nomer satu.

Ku titipkan bongkah rasa dan doa sebesar berikut keterjepitannya, cemas, takut nya juga.
"Allahumma ‘a-izzal islama wal muslimina Allahummanshur ikhwananal musliminal mujahidina fi filistin: Ya Allah, muliakanlah Islam dan kaum Muslimin. Ya Allah, tolonglah kaum Muslimin dan Mujahidin di Palestina"

Doa bukan perkara ringan. Ia merupakan senjata orang beriman

Komentar